Penghitungan suara Pemilu Legislatif 9 April 2009 yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (4/5), sudah memasuki hari kesembilan. Dari rekapitulasi suara 21 provinsi yang susah disahkan atau total suara masuk secara nasional, yaitu 67 juta lebih, Partai Demokrat masih memimpin.
Demokrat unggul dengan 13 juta suara lebih di susul Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dengan 10.482.000 suara lebih. Di posisi ketiga ada Partai Golongan Karya yang terus mengejar dengan raihan 10.172.000 suara lebih.
Sementara itu, rekapitulasi suara dua provinsi masih ditunda lantaran adanya perbedaan data antara Komisi Pemilihan Umum dan para saksi. Yaitu Provinsi Kalimantan Selatan dan Bengkulu. Direncanakan, 9 Mei 2009 sudah ada penetapan total suara seluruh Indonesia.
Senin, 04 Mei 2009
Rekapitulasi Suara 21 Provinsi Disahkan
Diposting oleh IyeNye zEva FaNany di 02.35 0 komentar
Label: Hot News
Kasus Pembunuhan Nasrudin Zulkarnain Terungkap
Kepolisian Daerah Metro Jaya berhasil menangkap sembilan pelaku pembunuhan Nasrudin Zulkarnain, direksi sebuah perusahaan Badan Usaha Milik Negara. Dua di antara pelaku menjadi eksekutor penembakan, sementara seorang pengusaha berinisial SW ikut diseret sebagai otak pembunuhan.
Kapolri Jendral Bambang Hendarso Danuri, menjelaskan, Kamis (30/4), penangkapan para pelaku berawal dari keterangan sejumlah saksi. Mereka menyebutkan adanya seorang pelaku yang melarikan diri ke luar Pulau Jawa. Dari pelaku itulah polisi berhasil menangkap delapan lainnya beserta sang pengusaha.
Kasus pembunuhan ini terjadi pada Maret silam di kawasan Tangerang, Banten. Sejumlah orang tak dikenal membuntuti korban dengan sepeda motor dan mobil. Nasrudin yang baru selesai bermain golf pun langsung ditembak sebanyak dua kali.
Hingga kini, polisi masih memeriksa kesembilan pelaku. Hasil sementara menunjukkan, mereka melakukan pembunuhan atas suruhan pengusaha yang menjanjikan imbalan uang puluhan juta rupiah. Polisi menyimpulkan adanya motif persaingan bisnis dan masalah wanita. Polisi pun menduga masih ada sejumlah orang yang ikut terlibat dalam kasus tersebut.
Diposting oleh IyeNye zEva FaNany di 02.10 0 komentar
Label: Hot News
Flu Babi
Penyakit flu babi sudah menyebar ke sejumlah negara. Penyakit yang merupakan percampuran virus flu babi, unggas, serta dan manusia ini diperkirakan akan menyebar ke seluruh dunia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) meminta kerja sama semua negara melaporkan dan mengawasi pergerakan warga negaranya yang bepergian dari negara yang terjangkit flu burung. Flu babi dikhawatirkan akan menjadi pandemi global.
Virus flu babi menyebar salah satunya di Meksiko. Tentara dikerahkan ke sejumlah penjuru Kota Meksiko untuk membagi-bagikan masker yang jumlahnya sekitar enam juta buah. Tak kurang dari 1.600 orang di Meksiko diduga sudah terjangkit penyakit ini, 103 orang meninggal. Untuk mencegah meluasnya penularan, Presiden Meksiko Felipe Calderon mengimbau warga selalu menggunakan masker, sering mencuci tangan, dan menghindari bersalaman.
Di Amerika Serikat, tercatat sedikitnya 20 kasus positif terjangkit flu babi. Sekitar 100 pelajar di sekolah Saint Francis di wilayah Queen juga mengalami gejala penyakit flu babi. Penyakit ini belum menimbulkan kematian di AS. Sementara di Selandia Baru, 10 siswa yang baru kembali dari Meksiko dinyatakan positif mengidap virus H1N1 (flu babi). Kini, pemerintah Selandia Baru tengah mengarantina 40 siswa dan guru untuk diperiksa.
Terus bertambahnya jumlah negara yang terjangkit flu babi, meresahkan para peternak babi di Tanah Air. Pemerintah Indonesia pun menghentikan impor daging babi untuk mencegah mewabahnya flu babi. Pemerintah menyatakan langkah pencegahan yang akan diambil pemerintah sama seperti penanganan flu burung. Berdasarkan hasil penelitian virus flu babi tidak lebih berbahaya dari flu burung. Babi biasanya tertular flu dari babi lainnya.
Pemerintah boleh saja menyatakan siap mengantisipasi penyebaran flu babi. Bandar Udara Soekarno-Hatta pun dilengkapi dengan thermoscan alias alat pendeteksi suhu tubuh. Namun ironisnya alat ini ternyata tak digunakan secara efektif. Penumpang dari luar negeri tetap bebas melenggang hingga luput dari pemeriksaan. Sedangkan di Bali tak akan dilakukan travel warning meski flu babi kini merebak.
Diposting oleh IyeNye zEva FaNany di 02.06 0 komentar
Label: Hot News
