Ada beberapa alasan mengapa kita diciptakan Tuhan YME dengan kemampuan berbicara, antara lain:
1. Membedakan dengan mahluk lain.
2. Awal dari suatu bentuk komunikasi.
3. Lebih banyak digunakan.
4. Ada hal yang tidak tergantikan.
5. Menciptakan perasaan akrab dengan lawan bicara.
6. Mampu mempengaruhi orang lain yang diajak bicara.
Sebelumnya, mari kita membahas tentang profesionalisme, performance, dan kredibiltas seorang “pembicara”.
Profesionalisme adalah mutu, kualitas, dan tindak tanduk yang merupakan ciri suatu profesi atau orang yang profesional. Sementara profesional sendiri mengandung arti sesuatu yang berkaitan dengan profesi (bidang pekerjaan yang membutuhkan keahlian/ketrampilan) dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya.
Performance atau performa bisa diartikan sebagai penampilan. Akan tetapi, dalam keterhubungannya dengan profesionalisme, performa merupakan gabungan dari: kemampuan, wawasan, usaha, kesempatan dan penampilan itu sendiri.
Jadi, seseorang bisa dikatakan profesional di bidang yang digelutinya adalah ketika dia memiliki kemampuan dan wawasan yang cukup tentang profesinya melalui suatu usaha dan adanya kesempatan untuk menggeluti profesi tersebut yang ditunjang dengan penampilannya.
Ada tiga sisi profesionalisme yang dikenal saat ini:
1. Kemampuan. Yaitu kesanggupan, kecakapan dan kekuatan seseorang terhadap suatu bidang. Meliputi: pengetahuan, ketrampilan, pengalaman
2. Motivasi. Merupakan dorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar atau tidak untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu. Motivasi juga merupakan kenikmatan dan/atau kepuasan seseorang dalam meraih sesuatu.
3. Kepribadian, merupakan sifat hakiki yang tercermin pada sikap seseorang yang membedakannya dengan orang lain.
Hal lainnya adalah kredibilitas seorang pembicara. Maksudnya adalah penilaian orang terhadap diri kita. Suka atau tidak, sebagai seorang pembicara, kita harus memperhatikan penilaian orang lain. Hal ini dikarenakan merekalah yang akan menjadi pendengar. Jika mereka tidak menyukai kredibilitas yang ada pada diri kita, maka jangan harap ada orang yang mau mendengarkan apapun yang disampaikan, tidak peduli betapa pintar/cerdasnya anda atau banyaknya pengalaman yang anda miliki. Jadi, meskipun anda memiliki kemampuan yang lebih dari orang lain, tidak dianjurkan untuk terlalu percaya diri.
Adapun Kredibilitas dari seorang speaker atau pembicara mencakup:
1. Expertness (keahlian)
2. Trustworthiness (keterpecayaan/orang yang dapat dipercaya)
3. Attractiveness (daya tarik)
Semua hal diatas saling berhubungan satu dengan yang lain untuk menunjang seseorang menjadi pembicara yang baik. Tidak hanya itu, ketika kita bersosialisasi, semua hal diatas juga dibutuhkan.
Selain semua hal yang sudah dijelaskan diatas, ada tiga hal lain yang menjadi pakem ketika seseorang harus berbicara di depan publik. Ketiga hal tersebut adalah: variasi suara, ekspresi wajah dan bahasa tubuh.
Variasi Suara
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan yang berhubungan dengan suara, antara lain: volume, kecepatan bicara, artikulasi, dan tinggi rendahnya suara. Meski kita memiliki suara yang enak didengar, belum tentu artikulasi (pengucapan kata) sudah benar. Begitu pula dengan kecepatan suara. Latih setiap pengucapan kata, terutama kata-kata yang jarang digunakan agar orang dapat mengerti apa yang kita ucapkan. Atur juga kecepatan suara sesuai kebutuhan. Jika terlalu cepat, orang akan malas untuk mengikutinya, begitu pula jika terlalu lambat. Meskipun demikian, kadang kita perlu memperlambat kecepatan bicara untuk memberikan penekanan terhadap sesuatu.
Ekspresi Wajah
Mata dan bibir adalah cerminan hati si pembicara. Oleh karena itu, sebagai seorang pembicara kita harus memperhatikan benar kedua hal tersebut. Berikut adalah beberapa kiat dalam melatih ekspresi mata dan bibir saat berbicara di depan publik.
* Usahakan mata tidak terpaku pada seseorang atau benda tertentu
* Secara perlahan dan bergantian, tatap semua mata audiens
* Kerutan kening dan mata yang mengecil dapat memberikan kesan tertentu
* Ketika berbicara dengan satu orang saja, usahakan untuk menatap mata/wajah/bagian ‘T’ pada wajah lawan bicara. Dengan cara ini, lawan bicara akan merasa dihargai.
* Biasakan tersenyum lebih banyak dan lebih sering. Tentunya disesuaikan dengan kondisi atau apa yang sedang dibicarakan.
* Gunakan bibir untuk mengekspresikan sikap yang konsisten dengan apa yang anda bicarakan
Bahasa Tubuh
Hal terakhir yang tidak boleh luput dari perhatian adalah posisi tubuh. Perhatikan benar dalam kondisi apa anda berada, apa yang sedang diperbincangkan. Formal atau semi formal atau non formal situasi anda ketika berbicara. Dalam suasana formal, posisi berdiri selalu lebih baik daripara duduk. Dengan cara ini, kita menunjukkan rasa hormat kepada audiens. Keberadaan mimbar dapat mengurangi kesan dekat dan akrab sehingga memberikan kesan formal.
Jangan lupa untuk mengatur gerakan tangan dan tubuh. Gunakan tangan untuk memegang alat bantu, catatan, atau memberikan isyarat yang dinamis. Hindari memasukan tangan ke kantong celana/baju atau menjalinnya dimuka/dibelakang tubuh. Hindari melakukan gerakan yang berlebihan seperti mengangkat tangan terlalu tinggi atau gerakan melambai-lambai yang berlebihan. Hindari terlalu mencondongkan tubuh karena akan memberikan kesan intimidasi kepada lawan bicara.
Posisi kaki juga harus diperhatikan. Berikan jarak antara kedua kaki, tapi tidak terlalu lebar. Cukup selebar pinggul kita. Dalam posisi forma, jaga agar posisi kaki tidak memberikan kesan santai atau cuek. Berjalan mondar mandir yang tidak beraturan sangat tidak dianjurkan. Dan bila anda duduk, sebaiknya dalam posisi kaki siap, tidak disilangkan atau ditumpangkan.
Hal terakhir yang menjadi perhatian kita saat berbicara di depan publik adalah mengontrol kebiasaan. Kenali kebiasaan anda. Awas, kebiasaan ini kadang tidak kita sadari. Oleh karena itu, disarankan sebelum berbicara di depan publik, lakukan latihan kecil didepan orang-orang yang dekat dengan kita. Minta supaya mereka memberitahu kebiasaan-kebiasaan yang dapat mengganggu audiens dan dapat menjatuhkan kredibilitas kita sebagai pembicara. Contoh kebiasaan yang sering ditemui antara lain: mata yang sering berkedut/berkedip, tangan yang tidak bisa diam dan selalu bergerak-gerak tanpa tujuan (biasanya karena gugup), terlalu sering membicarakan diri sendiri yang seringkali tidak ada relevansinya dengan tujuan kita berbicara, memain-mainkan sesuatu yang ada digenggaman seperti pulpen atau pointer. Karenanya, kendalikanlah kebiasaan yang tidak baik
Rabu, 17 Desember 2008
Kiat berbicara didepan publik
Diposting oleh IyeNye zEva FaNany di 22.22 0 komentar
Label: tips2
TIPS DAN KIAT SUKSES SNMPTN
Buat kamu-kamu yang pengen ikutan spmb, berikut ada sedikit tips praktis tentang persiapan menjelang umptn. Sebenarnya kamu-kamu nggak perlu takut ya untuk ikutan spmb, yang penting kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi spmb.
Langkah pertama :
Kalo mau ikutan spmb, ya… Diniatkan yang mantap, jangan setengah hati. Siapkan semua “senjata” serta “perlengkapan perang” untuk menghadapi yang satu ini. Mantapkan tujuan kita pengen masuk kemana, misalnya kedokteran ui, teknik elektro itb, psikologi ugm atau teknik mesin undip. Pertimbangkan pula keadaan ekonomi orang tua, cita-cita, harapan orang tua, serta peluang kerjanya setelah lulus nanti.
Beli atau pinjam soal-soal spmb tahun-tahun terdahulu dari kakak-kakak kelas atau saudara, terus kerjakan soal-soal itu sebanyak mungkin. Karena soal spmb itu mengulang dari soal-soal tahun terdahulu, paling angkanya yang berubah. Oya, dari dulu spmb itu namanya selalu berubah, tapi inti-nya tetap sama. Dulu namanya proyek perintis, skalu, sipenmaru, umptn kemudian spmb.
Juga jangan remehkan mata ujian hari pertama, terutama bahasa indonesia. Rugi lho kalo nilai bhs. Indonesianya kecil, karena itu merupakan tambang nilai di spmb. Minimal bisa 25 soal yang benar.
Langkah kedua :
Kalo bisa ikutan bimbingan belajar alias bimbel, tapi kalo nggak bisa, usahakan untuk mencari referensi lain di luar bimbel, jangan malu minta ajarin sama kakak kelas yang sudah kuliah, bahkan jangan malu juga nanya sama adik kelas yang lebih pintar. Yang penting kan ilmunya bisa diserap.
Langkah ketiga :
Untuk mengukur sejauh mana persiapan dan kemampuan kita, ikut try-out spmb, pasti donk banyak tempat atau instansi di kotamu yang ngadain try-out spmb. So jangan ragu untuk ikutan. Begitu keluar nilai try-out kamu segera cocokkan sendiri dengan passing grade jurusan dan ptn yang akan kamu tuju. Kalo nilainya cukup pilih saja, tapi kalo nggak cukup pilih alternatif lain, misalnya pilih jurusan atau ptn dengan nilai passing grade yang lebih rendah. O,ya untuk bisa mengetahui nilai passing grade jurusan di ptn, bisa dilihat di bimbel atau tanya saja sama teman yang ikutan bimbel. Jangan segan untuk konsultasi ke pengajar bimbel ataupun ke kakak kelas yang pernah lulus umptn.
Langkah keempat :
Jangan lupa untuk selalu meminta petunjuk serta pertolongan dari allah, karena hanya allah yang akan menentukan segalanya. Perbanyak ibadah sunnah, misalnya shalat qiyamul lail, puasa senin kamis, shalat dhuha, dll
Langkah kelima :
Hati-hati dengan masalah teknis pengisian formulir pendaftaran. Pengisian formulir harus tepat dan hati-hati. Tidak boleh kotor, basah, terlipat atau lecek. Karena formulir umptn akan dibaca oleh komputer sehingga hal-hal tsb sangat berpengaruh. Sayang kan…, kalo sampai terjadi “kecelakaan” pada formulir spmb, padahal sebenarnya nilai spmb kamu cukup tinggi.
Langkah keenam :
Jangan lupa untuk survei tempat umptn minimal 2 hari sebelum spmb. Ambil resiko terburuk yaitu mendapatkan meja atau tempat duduk yang kurang memadai. Jadi, siapin semaksimal mungkin. Dan pada malam hari sebelum spmb jangan terlalu banyak belajar ataupun kegiatan berat lainnya, tapi istirahat untuk menenangkan pikiran, agar besoknya bisa segar. Pakailah pakaian yang nyaman, agar tidak menggangu konsentrasi.
Siapkan “senjata-senjata” berikut : minimal 4 mata pensil 2b yang siap pakai, bisa dengan menyerut 2 ujung pensil 2b, penghapus yang bersih, penggaris, klip/penjepit kertas minimal 5 buah, pulpen, tissue/saputangan, alas, jam yang tepat, air minum. O, ya kartu ujian-nya nggak boleh lupa lho…
Kalo bisa datang jangan terlalu kepagian atau terlambat. Kalo kepagian kita bisa be-te nungguin lama, kalo telat kita juga nggak tenang ngerjain soal. Waktu optimalnya kira-kira 15 menit sebelum masuk. Hindari membawa buku yang banyak, karena memberatkan, cukup “senjata” saja yang dibawa. Yakinlah bahwa kamu telah mengisi form nama, nomor ujian dan kode soal dengan benar. Jangan lupa periksa berulang-ulang.
Untuk mengerjakan soal-soal hitungan, pertama bukalah klip pada naskah soal, kemudian pisahkan satu-satu per mata pelajaran, jepit dengan klip/penjepit kertas yang telah kamu siapkan, nah, misalnya untuk mengerjakan soal fisika, dapat menghitung/mencoret-coret pada belakang naskah soal pelajaran lainnya. Lebih mudah khan??
Kerjakanlah soal yang kamu anggap paling mudah terlebih dahulu baru meningkat ke yang sedang kemudian yang sulit, sisakan waktu minimal 15 menit untuk memindahkan ke lembar jawaban. Manfaatkan waktu-waktu “injury time” untuk mengecek terakhir kebenaran form nama, nomor dll serta jawaban pada lembar jawaban komputer. Jangan terburu-buru tapi juga jangan membuang waktu. Hindari pekerjaan yang membuang waktu misalnya menyerut pensil, dsb. Rugi lho.
Setelah selesai ujian, langsung pulang, jangan keluyuran, siapkan untuk hari kedua. Kalo perlu sembunyikan lembaran soal yang kita bawa pulang. Hindari ajakan teman untuk membahas soal atau mengungkit-ungkit tentang umptn, karena akan sangat mengganggu “jiwa” kita. Kecuali kalo sudah “kebal” sih nggak apa-apa. Kalau ketemu teman cukup dengan obrolan yang ringan saja.
Hal-hal yang tak kalah penting dalam pemilihan jurusan
Sebelum memilih jurusan, ada baiknya cari informasi terlebih dahulu agar tidak terjadi penyesalan di kemudian hari. Tanya-tanya sama kakak kelas atau teman, bagaimana kuliahnya, dosennya, fasilitasnya, pergaulannya, ospeknya, biaya kuliahnya, praktikumnya, dll.
Diposting oleh IyeNye zEva FaNany di 21.55 0 komentar
Label: tips2
UJIAN NASIONAL
Ujian Nasional tidak lama lagi segera dilaksanakan, sudah saatnya anak-anak SMP/SLTP, SMU/SMA/SLTA dan SMU tingkat akhir mulai mengencangkan ikat pinggang menyambut saat-saat menyakitkan atau mendebarkan atau apalah sesuai keadaannya masing-masing. Ada yang senang, ada yang bingung, ada yang pusing, ada juga yang biasa-biasa aja. Kalau saya dulu mah pengin segera ikut ujian dan pengin segera melihat hasil belajar saya selama 3 tahun di masing-masing tingkat… :D
Sepengetahuan saya, soal-soal ujian nasional bisa “dikira-kira” hasil jawabannya, jadi mungkin bagi yang mempunyai “logika” yang baik akan lebih mudah menyelesaikan soal-soal yang diberikan. Untuk proses belajar, saya sarankan pake sistem “learning by doing”, lakukan sebanyak mungkin “try out” ujian nasional… Nanti akan kelihatan bagian mana yang belum dimengerti dan sangat besar kemungkinan akan menemukan “jurus-jurus” jitu dalam mengerjakan suatu soal. Kalau kata orang-orang itu “pengalaman adalah pelajaran yang sangat berharga”. Dengan mengerjakan banyak soal-soal ujian, pengalaman temen-temen juga akan semakin bertambah. Tuk gak..?
Nah, saat mengerjakan soal ujian, biasakan kerjakan soal-soal pendek dan yang dinilai mudah dulu… bertahap, ntar kalo langsung mengerjakan soal yang sulit bisa pusing tuh kepala… intinya bertahap deh… jangan langsung di”over clock” tuh prosesornya… :D
Jangan lupa badan harus “fit” ketika mengikuti ujian nasional, jangan sampai karena semangat belajar, badan jadi sakit atau kurang fit… minum susu, makan teratur itu perlu dilakukan, termasuk makan-makanan berprotein tinggi seperti tahu, tempe atau ikan.
Yah mungkin itu dulu yang bisa saya berikan, semoga hasil ujiannya memuaskan yak… (masih berapa bulan lagi ya… :D )
Diposting oleh IyeNye zEva FaNany di 21.35 0 komentar
Label: tips2
KIAT SUKSES UJIAN AKHIR NASIONAL
Yak, UAN…. bagi sebagian orang mungkin sebuah “kenyataan hidup” yang menakutkan yang harus dihadapi dan tidak bisa dihindari… Apakah adik-adik seperti itu…? Kalo jawabannya iya, kamu harus segera menghilangkan perspektif itu dalam pikiranmu. Kalo jawabannya tidak, selamat anda kemungkinan akan menemukan kemudahan dalam UAN nanti. Bagi saya, mengikuti ujian semester, ujian akhir semester, ujian akhir nasional atau ujian-ujian lain itu merupakan suatu “kesenangan” tersendiri… lho kenapa senang..? Ya karena dengan ujian kita akan mengetahui seberapa jauh kemampuan kita.
Beberapa kiat menghadapi UAN ato ujian-ujian yang lain:
Persiapan mental/spiritual
1. Tanamkan dalam diri kalo ujian itu mudah, tidak sulit seperti yang dibayangkan.
2. Tenangkan diri, tenangkan pikiran… bagaimana caranya? Lebih dekatlah dengan Penciptamu
3. Berdo’alah karena do’a adalah senjata… lalu kuatkan tekad, kuatkan ikhtiar dan bertawakallah…
Persiapan fisik
1. Makan makanan yang bergizi 4 sehat 5 sempurna (+susu)
2. Jangan memaksakan diri dalam belajar sehingga mengganggu rutinitas (misalnya makan dan tidur)
3. Jangan lupa sekali2 olah raga menggerakkan badan
Persiapan Ilmu
1. Satu-satunya dengan belajar, kiat belajar yang paling jitu adalah MENCOBA…MENCOBA dan MENCOBA… Seperti halnya seseorang akan menjadi lebih dewasa dan bijak ketika menghadapi masalah, dalam belajarpun kita akan banyak mendapatkan “pencerahan” ketika berhadapan langsung dengan soal-soal. Cari soal ujian sebanyak mungkin, lalu kerjakan…
2. Jangan terlalu kaku dengan rumus atau ketentuan-ketentuan. Lebih penting mengetahui dasar-dasarnya lalu mengembangkannya daripada hapalan rumus-rumus, kecuali kamu punya ingatan yang kuat.belajar kelompok
3. Cari teman belajar untuk menghilangkan kejenuhan
4. Belajar kelompok sangat membantu… jadi inget waktu masih SD saling bersilaturahmi untuk belajar kelompok…
Menjelang dan saat ujian
1. Belajarlah lebih santai dari sebelum2nya, jangan lupa siapkan peralatan tempurnya
2. Bangun pagi-pagi, buat fisik terasa nyaman dan fresh jadi gak perlu buru-buru ke sekolah, intinya buat badan kamu fit dan buat pikiranmu fresh.
3. Berdo’a sebelum ujian
4. Kerjakan yang mudah-mudah duluw, tidak harus dari soal yang depan, saya kadang ngerjain dari belakang karena terkadang ada soal-soal yang saling berkaitan.
5. Tersenyumlah ketika dalam ujian (termasuk saat kena musibah), karena itu akan menenangkan kamu dan membuat pikiranmu bekerja dengan jernih
Mungkin itu duluw, kalo ada yang mo nambahin silakan nambahin…
Jangan lupa minta do’a orang tuanya masing-masing ya…
Diposting oleh IyeNye zEva FaNany di 21.27 0 komentar
Label: tips2
KIAT CARA MUDAH BELAJAR FISIKA
Kiat-Kiat Sukses Belajar Fisika:
1. Belajarlah dengan teknik"TEFCAS", yakni:
T= Trial (Mencoba), apapun yang anda pelajari hendaklah dicoba-coba
E= Even (Peristiwa), belajar itu anggap sebuah peristiwa yang hendak anda ingin lakukan
F= Feedback (Umpan Balik), belajar itu hendaknya dibangun untuk ada timbal balik
C= Check (Memeriksa), belajar itu hendaknya dikoreksi untuk kebenarannya
A= Adjust (Menyesuaikan), bandingkan antara yang anda pelajari dengan yang ada pada konsep
S= Success (Sukses), keberhasilan anda dalam belajar hendaknya dirayakan kesuksesannya.
2. Belajar fisika itu adalah: "Learning to do" dan "Solve to problem"
3. Manajemen Diri yang kuat untuk belajar
4. Konsep Diri yang kuat untuk belajar
Semoga kiat-kiat di atas, bermanfaat demi anak bangsa. Trims.
Diposting oleh IyeNye zEva FaNany di 20.59 0 komentar
Label: tips2
STRATEGIKAN KARIER DI AWAL TAHUN
Akhir tahun saatnya Anda melihat kembali pencapaian di tahun ini dan harapan di tahun mendatang.Di penghujung tahun selalu menjadi ajang bagi kita untuk melakukan introspeksi diri.Termasuk melakukan introspeksi dalam dunia kerja.
Inilah saatnya Anda kembali melihat pencapaian yang telah didapat selama satu tahun terakhir untuk menentukan target tahun mendatang.Tidak ada salahnya melakukan sebuah perubahan untuk hasil yang positif.Memulai segala perubahan itu dari dalam diri sendiri merupakan langkah awal yang bisa Anda lakukan.Strategikan perkembangan karier Anda di tahun mendatang dengan lima langkah berikut:
1.BUATLAH SEBUAH RENCANA
2.TINGKATKAN PROFESIONALISME
3.TUNJUKKAN KEMAMPUAN
4.JANGAN TERFOKUS HANYA PADA ATURAN
5.TUNJUKKAN ANTUSIASME
Diposting oleh IyeNye zEva FaNany di 05.45 0 komentar
Label: tips2
KIAT SUKSES MELANGKAH DI DUNIA KERJA
Mencari pekerjaan di saat sekarang ini dianggap banyak orang sebagai hal yang tidak mudah.Salah-salah melangkah Anda bisa saja gagal meraih kesuksesan.Kuncinya dimulai dari mencari peluang kerja sebanyak-banyaknya.Kini,infornasi peluang kerja bisa Anda dapatkan dari mana-mana.Jangan ragu untuk mengirimkan surat lamaran kepada perusahaan yang Anda minati.
Cermati hal-hal penting seputar dunia kerja,apalagi bagi seorang pemula.Promosikan diri Anda sebaik-baiknya melalui surat lamaran.Sebelum melangkah maju,buatlah analisa diri terlebih dahulu.Kenali jenis pekerjaan yang diinginkan serta posisi dan gaji yang diharapkan.Jujurlah pada diri Anda sendiri saat membuat analisa diri.Ikuti kiat-kiat berikut dan Anda akan menemukan bahwa Anda siap melangkah sukses di dunia kerja.
INFORMASI KERJA
Paling penting saat pertama kali menapaki dunia kerja adalah mencari informasi pekerjaan sebanyak-banyaknya.Bukalah pergaulan seluas mungkin karena semakin luas pergaulan kita semakin besar kemungkinan mendapatkan informasi kerja bermutu.Inilah beberapa alternatif sarana mendapatkan info lowongan kerja:
1.Rajinlah membaca koran karena biasanya koran sabtu minggu berisi banyak iklan lowongan kerja.
2.Ikuti mailing kampus karena disini Anda bisa mendapatkan informasi lowongan kerja dari almamater.
3.Bergabunglah dengan Headhunter untuk mendapatkan informasi secara gratis.Mereka ini mengkhususkan diri menemukan,mengevaluasi dan menyeleksi kandidat tenaga kerja bagi perusahaan yang membutuhkan.Perlu diingat bahwa jasa ini,kini menjadi alternatif bagi perusahaan untuk menemukan calon pegawai.
SIAPKAN SURAT LAMARAN DAN RESUME
Surat lamaran dan resume laksana cerminan diri Anda.Jadi,buatlah semenarik mungkin agar bisa menarik perhatian pemilik perusaaan tempat Anda melamar.Dalam membuat surat lamaran,ada beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan:
a.Tulis surat lamaran Anda tidak lebih dari 1 halaman dengan kalimat yang sederhana dan mudah dimengerti.
b.Tulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.Sesuaikan dengan bahasa yang digunakan dalam iklan lowongan kerja yang Anda lamar.
c.Jangan gunakan tulisan tangan,kecuali diminta oleh perusahaan yang bersangkutan.
d.Jangan mengajukan lamaran via email,tuliskan pesan yang sopan pada badan email.Jangan membuat badan email kosong.
e.Tuliskan kelebihan dan kemampuan yang bisa Anda kontribusikan bagi perusahaan.Ini akan menjadi nilai lebih bagi diri Anda.
f.Buat resume yang tertata rapi.Susunlah informasi berdasarkan tahun terakhir hingga tahun terbelekang perjalanan hidup Anda.
g.Pasang foto berkualitas pada CV Anda.Ini akan menarik perhatian untuk mengundang Anda interview atau tidak.
MEMULAI WAWANCARA
Inilah bagian terpenting yang harus Anda persiapkan dengan matang.Saat pertama kali Anda bisa menunjukkan diri dan kemampuan.Buatlah fisik impression yang berkesan bagi pewawancara kerja.
1.Datang tepat waktu.Tinggalkan jam karet dan mulailah mendisiplinkan diri.
2.Kenakan pakaian yang sopan.Bagi pria,kenakan kemeja dan celana bahan serta sepatu tertutup yang rapi.Sedangkan bagi wanita,jangan mengenakan rok mini ataupun atasan yang terbuka.Jika Anda melamar pekerjaan di bidang kreatif,tampillah dengan gaya yang menarik namun tetap sopan.Perpaduan pakaian yang Anda kenakan bisa menjadi nilai tambah untuk kreativitas Anda.
3.Jabat erat tangan pewawancara.Ini akan memberikan kesan tegas namun bersahabat.
4.Aktif dalam percakapan dan ciptakan hubungan yang baik.
5.Percaya diri.Tatap mata lawan bicara.
6.Pewawancara tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengenal Anda.Jadi,penilaian terhadap karakter,kompetensi dan kemampuan didasarkan pada penampilan dan tindakan yang Anda tunjukkan saat wawancara berlangsung.
7.Janagan mengkritik dan menjatuhkan perusahaan,atasan ataupun rekan kerja Anda sebelumnya.Hal ini akan memberikan kesan negatif.
Diposting oleh IyeNye zEva FaNany di 04.49 0 komentar
Label: tips2
